TARI IS LOVE
Ada seorang pria bernama MADE dia berasal dari bali rencana nya dia akan
pindah ke lampung untuk ikut paman nya di lampung, setelah dia lulus dia pun
langsung melamar kerja sambil kuliah bersama paman nya di salah satu sekolah di
lampung MADE ini memiliki bakat yang luar biasa dia memiliki
bakat di bidang seni tari oleh sebab itu dia menjadi guru seni tari di sekolah
itu,
Karena dia memiliki hobi tari akhir nya dia pun ingin mendalami hobi nya
itu dia pun mendaftar di salah satu sangar tari nusantari di lampung dan di situlah
MADE melihat wanita yang sedang menari
bali disitu MADE pun langsung tertarik
dan dia pun ingin cepat” masuk situ berjam” dia melihat sambil menunggu apakah
dia boleh masuk ke sanggar itu akhir nya ada suara dari belakang “ dewa made
arta” sepontan made pun berbalik badan “iya saya”, “ok kamu boleh masuk sanggar
ini besok untuk administrasi nya udah selesai ” , “hmm waktu latihan nya jam
berapa”, “waktu latihan nya seterah anda jam berapa saja boleh asal rajin
dating atau masuk”, “oh ya udah makasih ya” ,” iya sudah saya tinggal dulu ya
“, “iya”. Pembicaraan pun selesai akhir nya made pun berbalik badan nya lagi
ternyata wanita itu sudah tidak ada, tanpa panjang lebar dia pun langsung
pulang
Keesokan hari nya dari pukul 08:00 sampai jam pulang sekolah made tak
henti” nya memikirkan wanita yang sedang menari di sanggar itu dalam hati nya
ingin cepat” pulang dan berangkat ke sanggar itu tiba” ada yang menepuk pundak
ku, ternyata dia adalah siswa yang sedang belajar menari bersama nya “pak
bengong aja kayak mana nih gerakan selanjut nya”, “oh ya ya”akhir nya pun made
melanjut kan nya tiba” bel pun berbunyi 3x tettt teettt teett waktu nya pulang
akhir nya itu yang di tunggu” dengan cepat nya dia menaiki motor nya untuk
menuju ke sanggar itu, setelah sampai dia melihat wanita itu dia sedang
berjalan menuju parkiran setelah made ikutin ternyata dia menaiki motor nya dan
dia akan segera pulang made pun kecewa akhir nya dia bertanya dengan orang
disana “hmmm maaf”, “ iya”, “wanita tadi yang make motor biru barusan kok pergi
ya” , “ ohh iya dia ngambil pagi siang nya dia kuliah, emang kenapa”, “ohh gak
pa” makasih ya” made pun dengan berat hati ke sanggar sepanjang latihan dia
selalu bertanya bagai mana dia bisa kenalan dengan wanita itu sementara dia gak
bisa ngambil pagi karna kerja
Keesokan nya pun seperti biasa dia pulang kerja langsung ke sanggar made pun beristirahat duduk karena belum bisa
masuk , tiba” ada yang menepuk pundak ku “ hay ini kamu jatuh”, “makasih” made pun menjawab
dengan gemetar, wanita itu pun duduk di sebelah nya made pun bertanya “kamu gak
latihan”, “udah kebetulan aku di izinin
pulang diluana”, dengan cpat nya dia brtanya “ nama kamu siapa” , “ aku liya
kamu”, “made”, “ ohhh kamu orang bali”, “iya”, “aku khusus tari bali loh
disini”, “ oh ya”, ‘iya pasti kamu juga” , “ iya, ohh ya kamu asal dari mana”,
“aku asli lampung”, “ohh”, “emag kenapa”, “gak pa” oh ya aku pulang dulu ya” ,”
iya” , made pun senang sekali pada ahri itugak di sangka selama ini dia cari”
ternyata dia nongol sendiri
LIYA adalah seorang yang selama ini di sukai oleh MADE dia tinggal di
lampung dan asli orang lampung dan dia juga beragama yang berbeda dari made dia
beragama islam dia lebih duluan berrada di sanggar itu dibandingkan made
Keesokan hari nya pun dia berangkat ke sanggar setelah kerja di sana dia
melihat liya sedang duduk di pondok tari itu dan made pun langsung menyapa “hay
liya”, “ hay”, “kamu ngapain disini”, “ya latihan lah”, “bukan nya kamu ngambil
pagi ya ini kan waktu nya pulang”, “gak sekarang aku pindah latihan tadi nya
pagi jadi siang”, “oh ya”, “iya” akhir nya pun pembicaran selesai
Hari” nya made pun penuh kebahagian setiap dia bangun tidur dia selalu
bergegas ke tempat kerja nya dan selalu melihat jam dinding sampai waktu tepat
jam 1 saat itu lah made langsung bergegas ke sanggar untuk melatih nari dan
ingin bertemu dengan liya, berganti nya detik jam dan hari itu juga yang
mengantar made dan liya menjadi teman yang akrap mereka juga saling kenal
tentang made dan liya , made mengenal liya adalah orang lampung dan beragama
islam sementara made adalah orang bali beragama hindu tapi itu tidak membuat
mereka berjarak jauh dan membatasi malah mereka dekat walupun tidak sebudaya
sama, setiap hari mereka bersama berjalan” bersama hingga akhir nya
Liya sebenar nya suka juga dengan made tapi mereka berdua
menutup in itu semua liya berfikir tidak mungkin made akan suka dengan nya
akhir nya liya pun bercerita kepada kawan nya “seperti nya made tidak akan suka
sama aku”, teman nya pun bertanya “kenapa tidak selama ini kalian selalu
beersama”, “iya karna itu sepertinya made udah menganggap aku adalah teman nya
saja”, “hmm coba lhh tetap semangat sapatau dia juga suka sama kamu” sambil
mengusap-usap punggung liya, liya pun hanya berdiam diri
Keesokan hari nya pagi nya ternyata liya dipanggil kesanggar karena dia
diminta untuk mengisi suatu acara di sekolah dan ternyata setiba liya sampai
disekolah itu ternyata itu adalah tempat kerja made, dari belakang ada suara
wanita menjerit memanggil nya “madeee” dan itu ternyata adalah liya
Liya : hay
Made : kok kamu disini
Liya : iya aku diminta ngisi acara disekolah
ini katanya untuk ngisi acara perpisahan anak kelas XII
Oh ya kamu kerja disini?
Made : iya aku guru seni tari disini
Liya : apa “liya kaget” berarti pasangan untuk
nari nanti kamu dong
Made : oh ya hmm males lah kamu nari nya jelek
Mereka berdua pun sama” tertawa dan bahagia sekali
akhir nya setiap hari mereka selalu bertemu dari pagi hingga sore dan liya pun
diterima oleh anak” kelas lain yang menjadi anak asuhan nya made
Setiap
hari mereka bertemu belum tentu mereka bahagia di situ juga mereka bertengkar
salah satu nya adalah keesokan harinya tiba” ada wanita yang mencari made di
sekolah itu dia bernama WAYAN dia adalah mantan pacar nya made, mereka berdua
saling ngobrol sangat bahagia sementara liya hanya melihat dari dari jarak jauh
saat liya menghampiri made untuk memingatkan “made nanti kita latihan jam 2
yah”, “iya,,, oh ya kenalin ini wayan dia dri bali”, akhir nya liya pun
menyalurkan tangan untuk berkenalan tapi wayan tidak merespon nya “liya”,
“wayan” liya pun berbalik badan dan meninggal kan mereka berdua , jampun terus berputar
dari detik menit hingga jam dan tepat wktu menujukan jam 2 tapi made pun tidak
muncul” akhir nya liya pun menyuruh seseorang untuk memanggil nya yaitu adik
asuhan made untuk segera latihan, dengan
cepat nya dia pergi untuk menyampaikan pesan liya, tidak lama kemudian dia pun
kembali dan berkata “iya nanti tunggu aja kata pak made”, “ohh yaudah”, hingga
akhir nya jam menunjukan pukul 3
Nisa : mba mau kemana
Liya : mau pulang “sambil mengambil jas dan
helem nya dengan muka yang sangat marah”
Nisa : tapikan belum latihan mungkinbentar
lagi
Liya : udah mba gak bisa nunggu lagi ada
tugas di rumah
Nisa : apa nisa panggil lagi aja pak made nya
Liya : gak usah nanti ganggu
Nisa : tapi besokan udah acara nya gak ada
kesempatan lagi untuk latihan
Liya
pun terdiam dan bergegas pergi sementara nisa pun bergegas pergi menuju ke
tempat pak made dan dia menyampaikan bahwa mba liya marah dan dia ingin pulang
sekarang made pun bergegas pergi dan meninggal kan wayan , saat made sampai
keparkiran made pun menjerit nama nya “LIYA maaf” liya pun menoleh dan dia
langsung pergi meninggal kan nya
Setelah
sampai rumah liya menangis, sementara made selalu menelpon sementara liya menon
aktifkan hp nya tapi made tidak menyerah dia pergi kerumah nya liya, sesampai
nya disana ibu nya pun berkata “liya nya gak ada tadi dia bilang minep tempat
kawan nya” made pun sedih dan kembali kerumah dia selalu menelpon tapi tidak
pernah diangkat liya hingga jam menunjukan pukul 4 dini hari made tidak tidur
karna dia selalu sibuk mengurusi hp nya untuk menelpon nya
Esok hari pun tiba saat nya pementasan di mulai made pun bergegas pergi
kesekolah made sama sekali tidak tidur semalaman tapi sesampai nya di sana dia
belum melihat ada liya di sana padahal waktu menunjukan jam 9 belum datang”
hingga waktu menunjukan jam sepuluh sementara mereka akan pentas jam 11
Nisa :
mana nh mba liya kita tadi dh selesai semua tinggal bapak sama mba liya
Made pun bingung harus bagai mana bagaimana pun dia masih merasa bersalah
akhir nya jam menunjukan pukul 10:30 di saat itu lah liya tiba dia sama sekali
tidak menatap made liya langsung masuk ke ruang ganti dan di rias oleh tat
arias
Waktu nya pun tiba saat nya mereka tampil MC pun langsung memanggil
mereka “ini lah dia aksi tari bali yang akan di lakukan oleh Pembina sanggar
sekolah SMK TRIJAYA”, mereka pun melaju ke panggu yang didahului liya setelah
beberapa menit liya menari made pun masuk dan alangsung menari mereka menari
dengan indah sesuai dengan tarian bali mata yang sama” selalu memandang dengan
mata tajam entah mengapa saat mereka sedang menari dan di damping memandang
mata tajam satu sama lain mereka merasakan ada getaran cinta dalam hati nya
saat tarian mereka selesai liya pun
langsung segera pergi tetapi ternyata ada suara dari belakang liya berbicara
“mohon maaf minta waktu nya sebentar” ternyata itu adalah made, liya pun
langsung berhenti berjalan “liya”, liya pun mendekat “ada yang yang aku ingin
katakana” semua murid” sekolah itu berteriak dan mendekati mereka, liya pun
bingung apa yang terjadi karna mereka sama sekali tidak pernah latihan seperti
ini liya pun bertanya “apa made”, made pun berkata berawal dari
“sebenar nya aku sudah suka sama kamu sejak aku melihat kamu
di sanggar itu sungguh entah kenapa saat aku sejak pertama kali aku melihat
kamu aku merasa bahagia aku langsung jatuh cinta sama kamu aku selalu sedih
jika kau tidak melihat kamu sehari saja aku merasa aku gak sanggup berkata
seperti ini tapi hati ini selalu ingin mengungkap kan nya dan sekarang aku
mengungkapkan bahwa aku
Suka sama kamu aku cinta kamu aku ingin dekat sama kamu
Apa kamu juga merasakan nya”
Semua siswa di
situ pun menjeri semua dan lagu sherina shimponi hitam pun bersenandung Liya pun hanya diam dan bingung entah apa
yang harus dia katakan sungguh liya menahan rasa sedih saat mendengar kata”
liya pun menjawab
“aku……………
kamu benar” membuat aku bingung made”
Made hanya tertunduk dan diam dia hanya berharap
jawaban yang ia ingin kan
“aku
juga suka sama kamu aku juga merasakan hal yang sama kayak kamu walau pun kita
berbeda budaya dan agama entah kenapa aku juga seuka sama kamu aku juga cinta
sama kau”
Made pun bangun dan memeluk liya dan liya pun tak
tahan dia menetes kan air mat kebahagian nya dan ternyata semua nya nyata
Semua anak “ siswa disana bertepuk tangan berdiri dan
bersorak semua mereka juga ikut merasa
kan semua kebahagian yang dirasakan made dan liya, made dan liya langsung
menunduk kepada semua siswa disana dan berkata “thank you, TARI IS LOVE”
Hmmm
begitu lah cerita nya memang setiap manusia itu punya rasa jatuh cinta kepada
lawan nya Cuma masalah nya dia juga punya rasa yang sama atau tidak
Misliyana
18 maret 2013
cerita khayalan ku


